Senin, 24 November 2008

halusimati

mati yang di iri

hari-hari emas diujung tahun babi
menetapi ujung tahun sang penyelamat
masih saja aku tatapi dada-dada penari
yang melekuk ngarai dan bukit
masa-masa panas diladang tersulut api
aku sang petarung abadi
kini tertikam belati sendiri
melenguh perih beban sekarat
pembawa panji hanya menaburi pasir
diseonggok mayat yang terkulai
bukan bunga yang terbiasa untuk mengenang
arak-arakan prajurit sebelum terpendam

desember 2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Template oleh : Mr.RAHMAN ABDUL MANAF  | 
Mempergunakan MOZILLA FIREFOX untuk Tampilan Yang Lebih Baik