sepenggal kabar yang memekakkan telinga
banguna tua itu telah dihuni sekawanan setan
kaligrafi hambar masih saja terpampang
kumandang petang hari tak lagi mengundang
abi-abid telah tersibuk dengan tahlilan
laki-laki yang belum juga lebat kumis jenggotnya
bergegas di setiap panggilan-panggilan
membasuh dahi yanh hamper hitam luka
disungkurkannya disudut lantai dengan lama
seketika ada yang mengingatkan
seketika ada yang menghantuinya
banyak cerita yang harus dihadirkan
banyak nestapa yang membeku disana
datang bagai letusan menggelombang
tak sadar selanjutnya
Sangat menarik artikelnya gan.. lanjutkan yang lebih bagus lagi gan..
BalasHapusAgen Casino
Agen Kasino
Bandar Casino
Casino Online
Live Kasino