Minggu, 18 Januari 2009

SENJA MAKIN MARAH

Tungku perapiannya hanya menambah merah senja saja
Menjejalkan akar batang kayu dan semua yang ia serupakan takdir
Dan mimpi yang selalu berkeping diretakkan kalah oleh kelahi
Mungkin ia besar dari kaum pengutuk anak perempuan
Bayi- bayipun dianggap utusan kesialan
Dan makam telah tergali sebelum tangisan

Sebelum perempuan tua itu datang
Menimang bocah dengan ingus terusap selendang
Siapa sangka ia datang tak untuk mengiba, Ia datang hanya untuk mengumpat
“ engkau terlaknat” Dan hampir saja ia percaya “ pernahkah kau dengar tentang malaikat
yang mencabut nyawa dengan kasar , pada tiap jiwa yang ingkar lagi sasar?
ingatlah jahat yang selalu mencari korban
hanya kepada empunyalah ia akan menikam
ingatlah marah dan tangis yang hanya dilenyapkan senyuman

apakah kemurahan tak lagi menghapus dosa, tuan?”

Senja hanya menambah panjang saja hari ini
Terompahpun tak lagi melemparkan telapak kaki
Lalu ia berandai dulu dilahirkan ditengah-tengah Yahudi
Entahlah Sabtu nanti aku terkutuk menjadi kera atau babi

Ia menjadi hening nanar terduduk memasung diri
Menatap kaca bersandar jendela , dan berangsur-angsur gila
Sedangkan matahari memijar tak pernah perduli
Dengan orang yang tersambar hilang penglihatanya

13 komentar:

  1. Wow...indah banget
    enak banget bahasanya
    jadi betah mampir kemari

    tuch gambar asli apa kreasi sendiri
    kok ada hantunya

    BalasHapus
  2. @mas baka: kreasi , ga ada hantu mas...

    BalasHapus
  3. walaahh,...dunia lain ya???

    BalasHapus
  4. Bagus koq mas puisinya....

    Tapi aku masih belum paham maknanya...bahasanya tinggi...

    BalasHapus
  5. bagus..
    kaliamtnya tersusun indah..
    nice postt

    BalasHapus
  6. 2x baca tapi tetep gak nangkep makna yg tersirat.. mode dudulz=ON

    BalasHapus
  7. hebat uyy....
    keren banget...nice post sob...

    BalasHapus
  8. hm......this is cool.....totally...

    BalasHapus
  9. keren gambarnya bro
    :)

    BalasHapus
  10. Kata-katanya sungguh bagus. Elok bagai keindahan sejna dan lurus bagai cakrawala..
    Salam kenal :)

    BalasHapus

 
Template oleh : Mr.RAHMAN ABDUL MANAF  | 
Mempergunakan MOZILLA FIREFOX untuk Tampilan Yang Lebih Baik